Bersyukur dan bersabarlah atas segala ujian dari Allah, jangan pernah menyalahkan Allah terhadap apa yang terjadi terhadap kita.
Sifat buruk manusia adalah apabila dia mendapat nikmat lalu kemudian diuji oleh Allah langsung putus asa dan tidak mensyukuri nikmat yg terdahulu. Padahal nikmat yg dicabut hanya sedikit saja. Menuduh Allah tidak adil dan sebagainya. Selalulah bersyukur kepada Allah di setiap keadaan.
Surah Hud 9
وَلَئِنْ أَذَقْنَا الْإِنْسَانَ مِنَّا رَحْمَةً ثُمَّ نَزَعْنَاهَا مِنْهُ إِنَّهُ لَيَئُوسٌ كَفُورٌ
Dan jika Kami rasakan kepada manusia
suatu rahmat (nikmat) dari Kami, kemudian rahmat itu Kami cabut daripadanya,
pastilah dia menjadi putus asa lagi tidak berterima kasih.
Manusia tidak pernah lepas dari dosa. Selalu melakukan kesalahan. Sebaik-baik orang yang melakukan kesalahan adalah orang yang bertobat
kepada Allah.
Kita banyak mengucapkan Alhamdulillah pada saat kita memperoleh nikmat
harta , duit, padahal nikmat harta adalah nikmat yang paling bawah. Nikmat yang
paling tinggi adalah nikmat mata, nikmat kesehatan. Rubahlah cara berpikir kita
tentang nikmat. Banyak nikmat Allah yang harus disyukuri selain harta.
Manusia melakukan dosa bukan hanya karena iblis (setan dan jin). Buktinya kemaksiatan tetap terjadi di bulan ramadhan walaupun setan dan jin telah dibelenggu. Penyebab dosa adalah sifat2 yang buruk dari manusia itu sendiri.
Target utama iblis terhadap kita yaitu membuat manusia tidak bersyukur,
sedikit-sedikit mengeluh tentang keadaan dirinya.
Iblis menjawab: ‘Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya
benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus,
kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari
kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan men-dapati kebanyakan mereka
bersyukur (ta’at).'” (QS. Al A’raf : 16-17)
Maka,
Ingat-ingatlah tentang target target iblis tersebut, karena dibalik bersyukur terdapat tauhid.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar