Senin, 30 Mei 2016

Cara Sholat Jenazah

Fatwa Syekh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan
Soal:
Bagaimana tata cara menyalatkan mayit?
Jawab:
Urutan tata cara menyalatkan mayit :
  1. Melakukan takbiratul ihram (takbir pertama).
  2. Tanpa perlu membaca istiftah langsung berta’aawudz (أَعُوّْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ) dan membaca basmalah.
  3. Diikuti dengan bacaan Al-Fatihah.
  4. Melakukan takbir kedua dan diikuti dengan ucapan shalawat kepada Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam semisal shalawat yang dibaca pada tasyahud akhir dalam shalat fardhu.
  5. Melakukan takbir ketiga dan mendoakan si mayit dengan doa-doa yang terdapat dalam hadits-hadits yang shahih.(*)
  6. Selepas berdoa kemudian melakukan takbir terakhir (takbir keempat), berhenti sejenak, lalu salam ke arah kanan dengan satu kali salam.
(*) Di antara bentuk doa-doa tersebut adalah:
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الذُّنُوبِ والْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ، وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ عَذَابِ النَّار, وَافْسَحْ لَهُ فِي قَبْرِهِ، ونَوِّرْ لَهُ فِيهِ
Ya Allah, ampuni dan rahmatilah dia. Selamatkanlah dan maafkanlah dia. Berilah kehormatan untuknya, luaskanlah tempat masuknya. Mandikanlah dia dengan air, es, dan embun. Bersihkanlah dia dari kesalahan sebagaimana Engkau bersihkan baju yang putih dari kotoran. Gantikanlah baginya rumah yang lebih baik dari rumahnya, isteri yang lebih baik dari isterinya. Masukkanlah dia ke dalam surga, lindungilah dari azab kubur dan azab neraka. Lapangkanlah baginya dalam kuburnya dan terangilah dia di dalamnya.” (HR. Muslim)
Jika yang dishalatkan itu mayit perempuan, orang yang shalat mengucapkan,
اللّهُمَّ اغْفِرْ لَهَا
Yaitu dengan mengubah semua dhamir-nya menjadi dhamir muannats (kata ganti jenis perempuan).
Adapun bila yang dishalatkan itu anak kecil, doa yang dibaca yaitu,
اللّهُمَّ اجْعَلْهُ لِوَالِدَيْهِ فَرَطًا وَأَجْرًا وشَفِيعًا مُجَابًا‏
Ya Allah, jadikanlah dia sebagai simpanan, pahala, dan sebagai syafaat yang mustajab untuk kedua orang tuanya.” (HR. Al-Bukhari)
اللَّهُمَّ ثَقِّلْ بِهِ مَوَازِينَهُمَا، وَأَعْظِمْ بِهِ أُجُورَهُمَا، وَأَلْحِقْهُ بِصَالِحِ سَلَفِ الْمُؤْمِنِينَ، وَاجْعَلْهُ فِي كَفَالَةِ إِبْرَاهِيمَ، وَقِهِ بِرَحْمَتِكَ عَذَابَ الْجَحِيمِ‏
Ya Allah, perberatlah karenanya timbangan kebaikan kedua orang tuanya, perbanyaklah pahala kedua orang tuanya, dan kumpulkanlah dia bersama orang-orang shalih terdahulu dari kalangan orang yang beriman, masukkanlah dia dalam pengasuhan Ibrahim, dan dengan rahmat-Mu, peliharalah dia dari siksa neraka Jahim.”
Sumber: http://ar.islamway.net/fatwa/7086?ref=p-top
***
Artikel Muslimah.Or.Id
Penerjemah: Verawaty Lihawa (Ummu Ruman)
Murojaah: Ustadz Abu Hatim Sigit

Kamis, 26 Mei 2016

Zuhud

Sumber : https://abuabdurrohmanmanado.org/2013/11/27/bagus-definisi-maknaarti-zuhud-yang-benar-dalam-islam-pengertian-dan-hakekat-zuhud-makalah-zuhud-macam-macam-pembagian-zuhud-contoh-contoh-zuhud-pendorong-zuhud-zuhud-dan/


(BAGUS) DEFINISI, MAKNA/ARTI “ZUHUD YANG BENAR DALAM ISLAM” : Pengertian dan Hakekat Zuhud, Makalah Zuhud, Macam-macam Pembagian Zuhud, Contoh-contoh Zuhud, Pendorong Zuhud, Zuhud dan Ketenangan Hidup, Cara agar bisa Zuhud, Zuhud terhadap Dunia


(BAGUS) DEFINISI, MAKNA/ARTI “ZUHUD YANG BENAR DALAM ISLAM” : Pengertian dan Hakekat Zuhud, Makalah Zuhud, Macam-macam Pembagian Zuhud, Contoh-contoh Zuhud, Pendorong Zuhud, Zuhud dan Ketenangan Hidup, Cara agar bisa Zuhud, Zuhud terhadap Dunia

Zuhud dan Ketenangan Hidup



Ketenangan hidup di dunia adalah dambaan setiap orang. Akan tetapi betapa banyak manusia yang hidupnya penuh dengan kegelisahan, gundah gulana, kecemasan, ketakutan, adanya kebencian dengan orang lain, dan keadaan lainnya yang tidak diinginkannya.
Di antara hal terbesar untuk mendapatkan ketenangan hidup adalah ketika kita hidup di tengah-tengah manusia dalam keadaan dicintai Allah dan juga dicintai manusia.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menunjukkan kepada kita suatu amalan yang akan mendatangkan kecintaan Allah dan juga kecintaan manusia kepada kita.
Dari Abul ‘Abbas Sahl bin Sa’d As-Sa’idiy radhiyallahu ‘anhu berkata,
جَاءَ رَجُلٌ إِلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فَقَالَ: يَا رَسُوْلَ اللهِ، دُلَّنِيْ عَلَى عَمَلٍ إِذَا عَمِلْتُهُ أَحَبَّنِي اللهُ وَأَحَبَّنِي النَّاسُ، فَقَالَ: اِزْهَدْ فِي الدُّنْيَا يُحِبَّكَ اللهُ، وَازْهَدْ فِيْمَا عِنْدَ النَّاسِ يُحِبَّكَ النَّاسُ
“Datang seseorang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu dia berkata, ‘Ya Rasulullah, tunjukkan kepadaku akan suatu amalan yang apabila aku mengerjakannya niscaya aku dicintai oleh Allah dan dicintai manusia?’ Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Zuhudlah terhadap dunia niscaya Allah mencintaimu dan zuhudlah terhadap apa-apa yang dimiliki oleh manusia niscaya manusia mencintaimu’.” (Shahih, HR. Ibnu Majah dan selainnya, lihat Shahiihul Jaami’ no.935 dan Ash-Shahiihah no.942)

Definisi Zuhud, Hakikat dan Pembagiannya

Zuhud secara bahasa artinya lawan dari cinta dan semangat terhadap dunia.
Berkata Ibnul Qayyim, “Zuhud terhadap sesuatu di dalam bahasa Arab �yang merupakan bahasa Islam- mengandung arti berpaling darinya dengan meremehkan dan merendahkan keadaannya karena sudah merasa cukup dengan sesuatu yang lebih baik darinya.”
Beliau juga berkata, “Saya mendengar Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah berkata, ‘Zuhud adalah meninggalkan apa-apa yang tidak bermanfaat di akhirat, adapun wara’ adalah meninggalkan apa-apa yang ditakuti akan bahayanya di akhirat’.”
Kemudian beliau mengomentarinya, “Ini adalah definisi yang paling baik terhadap makna zuhud dan wara’ dan yang paling mencakupnya.”
Berkata Sufyan Ats-Tsauriy, “Zuhud terhadap dunia adalah pendek angan-angan, dan bukanlah yang dimaksud zuhud itu dengan memakan makanan yang keras dan memakai karung.”
Berkata Az-Zuhriy, “Zuhud adalah hendaklah seseorang tidaklah lemah dan mengurangi syukurnya terhadap rizki yang halal yang telah Allah berikan kepadanya dan janganlah dia mengurangi kesabarannya dalam meninggalkan yang haram.”
Berkata Al-Hasan dan lainnya, “Tidaklah zuhud terhadap dunia itu dengan mengharamkan yang halal dan tidak pula dengan menyia-nyiakan dan membuang harta, akan tetapi hendaklah engkau lebih tsiqah (mempercayai) terhadap apa-apa yang ada di sisi Allah daripada apa-apa yang ada di sisimu, dan hendaklah engkau �apabila ditimpa musibah- lebih mencintai pahala dari musibah tersebut daripada engkau tidak tertimpa musibah.”
Kesimpulannya bahwasanya hakikat zuhud yang ada di dalam hati adalah dengan mengeluarkan kecintaan dan semangat terhadap dunia dari hati seorang hamba, sehingga jadilah dunia itu hanya di tangannya sedangkan kecintaan Allah dan negeri akhirat ada di dalam hatinya.
Subhaanallaah, betapa nikmatnya apabila seseorang sudah mempunyai sifat zuhud seperti ini. Dunia/harta yang dimilikinya hanya sekedar lewat di tangannya tidak sampai ke hatinya (hatinya tidak menjadi terikat dengannya), dia salurkan harta tersebut di jalan Allah, dia infaqkan kepada orang yang membutuhkannya, ibaratnya kran yang mengalirkan air untuk orang lain. Sedangkan hatinya tetap terikat dengan kecintaan kepada Allah dan akhirat.
Tidaklah banyaknya harta menjadikan dia bangga dan senang, akan tetapi ketaatan kepada Allah-lah yang menjadi tolak ukurnya. Banyak sedikitnya harta bagi orang yang zuhud sama saja.
Ketika ada seseorang bertanya kepada Al-Imam Ahmad, “Apakah orang kaya bisa menjadi orang yang zuhud?” Beliau menjawab, “Ya, dengan syarat ketika banyak hartanya tidak menjadikannya bangga dan ketika luput darinya dunia dia tidak bersedih hati.”
Beliau membagi zuhud menjadi tiga tingkatan:
1. Meninggalkan yang haram, yang merupakan zuhudnya orang-orang ‘awwam, dan ini adalah fardhu ‘ain.
2. Meninggalkan kelebihan-kelebihan dari yang halal, dan ini zuhudnya orang-orang yang khusus.
3. Meninggalkan apa-apa yang dapat menyibukkannya dari (mengingat) Allah, dan ini adalah zuhudnya orang-orang yang mendalam pengetahuannya tentang Allah.

Jangan Salah Faham Tentang Zuhud

Bukanlah makna zuhud itu menolak dunia secara keseluruhan dan meninggalkannya, karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai pemimpin orang-orang yang zuhud mempunyai sembilan orang istri; Nabi Dawud dan Nabi Sulaiman ‘alaihimas salaam dua nabi yang zuhud, keduanya mempunyai kerajaan sebagaimana yang Allah sebutkan dalam Al-Qur`an, demikian juga para shahabat radhiyallaahu ‘anhum yang merupakan orang-orang yang zuhud, mereka pun mempunyai harta, istri dan anak-anak, dan hal ini telah dikenal oleh kita semua.
Karena zuhud itu adalah meninggalkan apa-apa yang tidak bermanfaat di akhirat, adapun hal-hal yang bermanfaat seperti menikah, mencari nafkah dan lainnya maka ini semua tidaklah mengurangi zuhudnya selama hatinya tetap terikat dengan akhirat.

Cinta Akhirat Harus Zuhud terhadap Dunia

Pertanyaan yang diajukan oleh orang ini yang terdapat dalam hadits di atas tidak diragukan lagi adalah suatu pertanyaan yang mempunyai tujuan yang tinggi, yang akan mendatangkan kecintaan Allah dan kecintaan manusia kepadanya. Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan dengan sabdanya, “Zuhudlah terhadap dunia” yakni tinggalkanlah apa-apa yang ada di dunia yang tidak akan memberikan manfaat kepadamu di akhirat. Dan hal ini jelas mengandung konsekuensi akan adanya kecintaan terhadap akhirat. Karena sesungguhnya dunia dan akhirat adalah dua hal yang saling berlawanan, apabila seseorang zuhud kepada salah satunya maka berarti dia cinta kepada yang lainnya, yakni apabila dia zuhud kepada dunia maka dia cinta kepada akhirat. Sebaliknya kalau tamak kepada dunia berarti tidak cinta kepada akhirat.
Zuhud itu mengharuskan seseorang bersungguh-sungguh dalam mengerjakan amalan-amalan akhirat dari mengerjakan perintah-perintah dan meninggalkan larangan-larangan serta meninggalkan apa-apa yang tidak akan memberikan manfaat kepadanya di akhirat dari perkara-perkara yang hanya akan menghabiskan waktunya saja dan tidak mengandung manfaat sedikit pun.

Zuhud terhadap yang Dimiliki Manusia

Adapun amalan yang menyebabkan adanya kecintaan manusia, maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan, “Hendaklah engkau zuhud terhadap apa-apa yang dimiliki oleh manusia.” Yaitu hendaklah kita tidak meminta sesuatu pun kepada manusia �kecuali kalau memang butuh dan terpaksa- dan janganlah memperlihatkan kerinduan/keinginan kita terhadap yang dimiliki manusia, serta janganlah kita mengangkat pandangan (ta’ajjub) terhadap yang dimiliki manusia. Jika demikian keadaannya yaitu kita menjadi orang yang jauh dari keinginan terhadap yang dimiliki manusia maka ketika itu kita akan dicintai manusia.
Karena manusia itu apabila ada seseorang yang meminta sesuatu yang dimilikinya maka hal ini memberatkan dia dan menjadikan dia merasa tidak suka. Sehingga apabila kita jauh dari hal ini maka manusia pun akan mencintai kita.

Hakikat Dunia dan Kerendahannya

Di dalam Al-Qur`an banyak sekali ayat-ayat yang menerangkan akan hakikat dunia, kerendahannya, kefanaannya, dan hinanya, dan Al-Qur`an juga menerangkan lawannya yaitu negeri akhirat, di mana akhirat itu kekal dan lebih baik daripada dunia.
Allah berfirman yang artinya,
“Apa yang di sisi kalian akan lenyap, dan apa yang ada di sisi Allah adalah kekal.” [An-Nahl:96]
“Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kalian serta berbangga-bangga tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada ‘adzab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.” [Al-Hadiid:20]

Pendorong Zuhud

Ada beberapa hal yang akan menjadikan kita zuhud terhadap dunia, di antaranya:
1. Kuatnya iman hamba dan menghadirkan diri seolah-olah menyaksikan apa-apa yang di sisi Allah, dan menyaksikan kedasyatan hari kiamat, inilah yang akan menjadikan hilangnya kecintaan terhadap dunia dan kenikmatannya dari hati hamba, akhirnya dia pun berpaling dari kelezatannya dan kesenangannya serta mencukupkan diri dengan yang sedikit saja darinya.
2. Seorang hamba harus merasakan dan menyadari bahwasanya dunia itu akan menyibukkan hati dari terikat dengan Allah, dan akan menjadikan seseorang terlambat dari mencapai tingginya derajat di akhirat, dan bahwasanya seseorang kelak akan ditanya tentang kenikmatan yang ada padanya, Allah berfirman yang artinya,
“Kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang kamu megah-megahkan di dunia itu).” [At-Takaatsur:8]
3. Dunia tidak akan didapat oleh seorang hamba sampai dia bersusah payah dan bersungguh-sungguh untuk mendapatkannya, dia mengerahkan segenap kemampuannya, tenaganya dan pikirannya, dan kadang-kadang dia pun mengalami kerendahan ataupun kegagalan dan harus siap bersaing dengan lainnya. Yang seharusnya dia kerahkan tenaga dan pikirannya tersebut untuk mencari ilmu agama, berdakwah, berjihad dan beribadah kepada Allah. Perasaan ini yang dirasakan oleh hamba yang cemerlang hatinya, akan menjadikan dia bosan terhadap dunia dan beralih kepada sesuatu yang lebih baik dan kekal yaitu akhirat.
4. Al-Qur`an telah merendahkan dan menghinakan dunia dan kenikmatannya dan bahwasanya dunia itu sesuatu yang menipu, bathil, permainan dan sesuatu yang melalaikan. Dan Allah telah mencela orang yang lebih mengutamakan dunia di atas akhirat. Semua nash/dalil ini baik yang ada di dalam Al-Qur`an ataupun As-Sunnah, akan menjadikan seorang mukmin bosan terhadap dunia, dan dia hanya terikat dengan yang kekal yaitu akhirat.
Dari Jabir bin ‘Abdillah bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam masuk ke pasar dari tempat yang tinggi sedangkan manusia ada di sekitarnya, lalu beliau melewati seekor bangkai kambing kacang yang kecil kedua telinganya, kemudian beliau pun mengambilnya dan memegang telinganya seraya bersabda, “Siapakah di antara kalian yang mau membelinya dengan satu dirham?” Maka mereka pun menjawab, “Demi Allah, seandainya hidup, kambing itu pun mempunyai cacat karena kedua telinganya kecil, maka bagaimana (kami mau membelinya) dalam keadaan kambing itu sudah menjadi bangkai?! Maka Rasulullah pun bersabda, “Demi Allah, sungguh dunia itu lebih hina dan rendah di sisi Allah daripada bangkai ini atas kalian.” (HR. Muslim dalam Kitaabuz Zuhd, lihat Syarhnya 5/814)
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda, “Tidaklah dunia bila dibandingkan dengan akhirat kecuali seperti jari salah seorang dari kalian yang dicelupkan ke laut, maka lihatlah apa yang dibawa jari tersebut!” (Lihat Shahiihul Jaami’ no.5423)


Faidah-faidah hadits ini:
1. Semangatnya para shahabat radhiyallaahu ‘anhum untuk bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam terhadap hal-hal yang akan memberikan manfaat kepada mereka.
2. Bahwasanya manusia itu berdasarkan tabi’atnya senang kalau Allah mencintainya dan manusia pun mencintainya, dan dia tidak senang kalau Allah murka kepadanya dan manusia pun membencinya. Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam di dalam hadits ini menjelaskan tentang amalan yang menyebabkan adanya kecintaan Allah dan kecintaan manusia.
3. Bahwasanya barangsiapa yang zuhud terhadap dunia niscaya Allah akan mencintainya, karena zuhud terhadap dunia mengharuskan adanya kecintaan terhadap akhirat, dan telah lewat penjelasan akan pengertian zuhud yaitu, “Meninggalkan apa-apa yang tidak bermanfaat di akhirat”.
4. Bahwasanya zuhud terhadap apa-apa yang dimiliki oleh manusia merupakan sebab untuk mendapatkan kecintaan manusia kepada kita.
5. Sesungguhnya tamak terhadap dunia dan terikat dengannya adalah sebab yang akan mendatangkan kebencian Allah terhadap hamba sedangkan tamak terhadap apa-apa yang dimiliki manusia dan menanti-nantikannya (berharap agar diberi oleh manusia) adalah sebab yang akan mendatangkan kebencian manusia kepadanya. Maka zuhud terhadap apa-apa yang dimiliki oleh manusia adalah sebab terbesar yang akan mendatangkan kecintaan manusia kepadanya.
Dengan zuhud niscaya manusia mendapatkan ketenangan hidup di dunia dan di akhirat, birahmatillaah. Semoga Allah menjadikan kita orang-orang yang zuhud terhadap dunia dan zuhud terhadap apa-apa yang dimiliki manusia. Aamiin. Wallaahu A’lam.

Maraaji’: Qawaa’id wa Fawaa`id minal Arba’iin An-Nawawiyyah hal.264-268, dan At-Ta’liiqaat ‘alal Arba’iin An-Nawawiyyah hal.84-85.

Sumber :  http://fdawj.atspace.org/awwb/th3/34.htm

Doa Minta disehatkan badan dan banyak Rezki


Bismillah,
Untuk mengingatkan diri ana sendiri khususnya. dan hanya ingin berbagi.

Afwan….

 

 

 

Sumber Referensi : Ustadz Ahmad Zainuddin, LC

 

 

Suatu ketika rasulullah sallallahu alaihi wasallam ditanya oleh seorang sahabat :

 

Wahai Rasulullah apa yang aku baca saat aku ber-Do'a ?

Maka  rasulullah sallallahu alaihi wasallam Bersabda :

Katakanlah Wahai Allah ampuni Dosa-dosa Ku, dan Rahmati Aku, dan Sehatkan Badanku, dan berikan Rezki kepadaku.

 

Kemudian beliau (Rasulullah) bersabda : Sesungguhnya 4 Permintaan tersebut mengumpulkan dunia mu dan akhirat mu.

 

Hadist ini sejatinya dan idealnya siapa saja dari kita yang ingin mendapatkan kebahagian dunia dan Akhirat, senantiasa dia tidak lupakan didalam do'a-do'a dia.

dan Do'a nya Mudah :

Allahummaghfirli, warhamni, wa 'afini, warzuqni

 

Dari hadist tersebut kita ambil beberapa pelajaran :

Jika seseorang menginginkan kebaikan dunia, sukses didalam perkara dunia, nyaman hidup, penuh kelapangan, semua tersedia, sehat badan, ada tempat tinggal yang nyaman. Maka perbaiki Akhirat nya.

 

Lihat Do'a di atas :

Ya Allah ampuni Dosa-dosa Ku, dan Rahmati Aku, dan Sehatkan Badanku, dan berikan Rezki kepadaku.

 

Keterangan

Kalau sudah di Ampuni Dosa , di Rahmati oleh Allah. Maka Akan datang Sehat dan Rezki.

Selalu seperti itu ! ... itu pasti... itu suatu hal yang sudah Sunnatullah...

 

Jika kita sering bermasalah didunia (Hutang Dimana-mana, sering sakit,gajian cuma salam tempel.dll), maka periksa hubungan kita dengan Allah (Sholatnya kah, Puasa kita kah, zakat kah, haji kah, dll),. periksa ibadah kita dengan Allah.

Siapa yang memperbaiki Akhirat nya maka akan SEHAT BADAN , BANYAK REZKI. dan itu yang di butuhkan oleh manusia dalam hidup.

Rasulullah sallallahu alaihi wasallam  bersabda :

"BARANG SIAPA DIWAKTU PAGI HARI DIA SEHAT BADAN, AMAN DALAM TEMPAT TINGGAL NYA, HARI ITU MEMPUNYAI MAKANAN"

itu saja Dunia !

1. Sehat Badan

2. Punya Tempat Tinggal Aman

3. Punya makan Hari itu (Karena Besok, seseorang tidak mengetahui hidup nya)

Siapa yang di rahmati Allah, di ampuni Allah Dosa nya. Pasti Sehat badan , Banyak Rezki.

 

Maka Point penting nya adalah, Perbaiki Akhirat Maka akan dapatkan Dunia.

 

Senin, 23 Mei 2016

Empat Masalah dan Solusinya



1- Jika anda diuji dengan syahwat dan hawa nafsu, periksalah sholat anda
"Maka datang sesudah mereka suatu keturunan yang mereka telah melalaikan sholat dan memperturutkan syahwat hawa nafsunya" (QS. Maryam: 59)
إذا ابتُليت بالشهوات فراجع حفاظك على الصلوات
{فَخَلَفَ مِن بَعْدِهِمْ خَلْفٌ أَضَاعُوا الصَّلَاةَ وَاتَّبَعُوا الشَّهَوَاتِ}

2- Jika anda merasa keras hati, berperangai akhlak buruk, sial sengsara dan tidak ada kemudahan, Periksalah hubunganmu dengan ibumu dan baktimu kepadanya
"Dan (Dia jadikan aku) berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka" (QS. Maryam: 32)
إذا أحسست بالقسوة وسوء الخلق والشقاء وعدم التوفيق
فراجع علاقتك وبرك بأمك
{وَبَرًّا بِوَالِدَتِي وَلَمْ يَجْعَلْنِي جَبَّارًا شَقِيًّا}

3- Jika anda merasa depresi, tertekan dan kesempitan dalam hidup, Periksalah interaksimu dengan Al-Qur'an
"Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku (Al-Qur'an- berdzikir), maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit" (QS. Thaha: 124)
إذا شعرت بالإكتئاب والضيق والضنك في العيش
فراجع علاقتك بالقرآن
{
وَمَنْ أَعْرَضَ عَنْ ذِكْرِي فَإِنَّ لَهُ مَعِيشَةً ضَنكًا}

4- Jika anda merasa kurang tegar dan teguh di atas kebenaran dan gangguan kegelisahan, Maka periksalah bagaimana pelaksanaanmu terhadap nasehat dan mauidzah yang engkau dengar
"Sesungguhnya kalau mereka melaksanakan pelajaran yang diberikan kepada mereka, tentulah hal yang demikian itu lebih baik bagi mereka dan lebih meneguhkan (iman mereka)" (QS. Annisa: 66)
إذا أحسست بعدم الثبات على الحق والإضطراب
فراجع تنفيذك وفعلك لما تسمعه من المواعظ
{
وَلَوْ أَنَّهُمْ فَعَلُواْ مَا يُوعَظُونَ بِهِ لَكَانَ خَيْراً لَّهُمْ وَأَشَدَّ تَثْبِيتاً }

Sabtu, 21 Mei 2016

99 Cara Menguatkan Iman

Sumber : www.aprield.com/2015/04/cara-menguatkan-iman.html?m=1
Facebook : Fakta Keistimewaan ISLAM


99 Cara Menguatkan Iman
Iman manusia bagaikan ombak dilautan lepas, kadang pasang tinggi terkadang juga surut. Saat kita sedang berada di tempat-tempat ibadah seperti masjid, musholah, langgar, surau, ataupun mimbar-mimbar keagamaan maka iman kita akan terangkat naik dan seakan-akan diri kita dekat dengan sang khalik, Allah SWT. Namun, apabila kita sedang berada diluar, terkadang iman kita terkikis oleh keindahan dunia yang fana ini, dan bahkan mungkin terkadang kita melupakan kehadiran-Nya.
Berikut ini ada 99 cara untuk meningkatkan ataupun menguatkan iman kita, cara-caranya adalah sebagai berikut :
01. Bersyukur apabila mendapat nikmat;
02. Sabar apabila mendapat kesulitan;
03. Tawakal apabila mempunyai rencana/program;
04. Ikhlas dalam segala amal perbuatan;
05. Jangan membiarkan hati larut dalam kesedihan;
06. Jangan menyesal atas sesuatu kegagalan;
07. Jangan putus asa dalam menghadapi kesulitan;
08. Jangan usil dengan kekayaan orang;
09. Jangan hasad dan iri atas kesuksessan orang;
10. Jangan sombong kalau memperoleh kesuksessan;
11. Jangan tamak kepada harta;
12. Jangan terlalu ambitious akan sesuatu kedudukan;
13. Jangan hancur karena kezaliman;
14. Jangan goyah karena fitnah;
15. Jangan berkeinginan terlalu tinggi yang melebihi kemampuan diri.
16. Jangan campuri harta dengan harta yang haram;
17. Jangan sakiti ayah dan ibu;
18. Jangan usir orang yang meminta-minta;
19. Jangan sakiti anak yatim;
20. Jauhkan diri dari dosa-dosa yang besar;
21. Jangan membiasakan diri melakukan dosa-dosa kecil;
22. Banyak berkunjung ke rumah Allah (masjid);
23. Lakukan shalat dengan ikhlas dan khusyu;
24. Lakukan shalat fardhu di awal waktu, berjamaah di masjid;
25. Biasakan shalat malam;
26. Perbanyak dzikir dan do’a kepada Allah;
27. Lakukan puasa wajib dan puasa sunat;
28. Sayangi dan santuni fakir miskin;
29. Jangan ada rasa takut kecuali hanya kepada Allah;
30. Jangan marah berlebih-lebihan;
31. Cintailah seseorang dengan tidak berlebih-lebihan;
32. Bersatulah karena Allah dan berpisahlah karena Allah;
33. Berlatihlah konsentrasi pikiran;
34. Penuhi janji apabila telah diikrarkan dan mintalah maaf apabila karena sesuatu sebab tidak dapat dipenuhi;
35. Jangan mempunyai musuh, kecuali dengan iblis/syaitan;
36. Jangan percaya ramalan manusia;
37. Jangan terlampau takut miskin;
38. Hormatilah setiap orang;
39. Jangan terlampau takut kepada manusia;
40. Jangan sombong, takabur dan besar kepala;
41. Berlakulah adil dalam segala urusan;
42. Biasakan istighfar dan taubat kepada Allah;
43. Bersihkan rumah dari patung-patung berhala; 44. Hiasi rumah dengan bacaan Al-Quran;
45. Perbanyak silaturrahim;
46. Tutup aurat sesuai dengan petunjuk Islam;
47. Bicaralah secukupnya;
48. Beristeri/bersuami kalau sudah siap segala-galanya;
49. Hargai waktu, disiplin waktu dan manfaatkan waktu;
50. Biasakan hidup bersih, tertib dan teratur;
51. Jauhkan diri dari penyakit-penyakit bathin;
52. Sediakan waktu untuk santai dengan keluarga;
53. Makanlah secukupnya tidak kekurangan dan tidak berlebihan;
54. Hormatilah kepada guru dan ulama;
55. Sering-sering bershalawat kepada nabi;
56. Cintai keluarga Nabi saw;
57. Jangan terlalu banyak hutang;
58. Jangan terlampau mudah berjanji;
59. Selalu ingat akan saat kematian dan sedar bahawa kehidupan dunia adalah kehidupan sementara;
60. Jauhkan diri dari perbuatan-perbuatan yang tidak bermanfaat seperti mengobrol yang tidak berguna;
61. Bergaul lah dengan orang-orang soleh;
62. Sering bangun di penghujung malam, berdoa dan beristighfar;
63. Lakukan ibadah haji dan umrah apabila sudah mampu;
64. Maafkan orang lain yang berbuat salah kepada kita;
65. Jangan dendam dan jangan ada keinginan membalas kejahatan dengan kejahatan lagi;
66. Jangan membenci seseorang karena pahaman dan pendiriannya;
67. Jangan benci kepada orang yang membenci kita;
68. Berlatih untuk berterus terang dalam menentukan sesuatu pilihan
69. Ringankan beban orang lain dan tolonglah mereka yang mendapatkan kesulitan.
70. Jangan melukai hati orang lain;
71. Jangan membiasakan berkata dusta;
72. Berlakulah adil, walaupun kita sendiri akan mendapatkan kerugian;
73. Jagalah amanah dengan penuh tanggung jawab;
74. Laksanakan segala tugas dengan penuh keikhlasan dan kesungguhan;
75. Hormati orang lain yang lebih tua dari kita
76. Jangan membuka aib orang lain;
77. Lihatlah orang yang lebih miskin daripada kita, lihat pula orang lihat pula orang yang lebih berprestasi dari kita;
78. Ambilah pelajaran dari pengalaman orang-orang arif dan bijaksana;
79. Sediakan waktu untuk merenung apa-apa yang sudah dilakukan;
80. Jangan sedih karena miskin dan jangan sombong karena kaya;
81. Jadilah manusia yang selalu bermanfaat untuk agama,bangsa dan negara;
82. Kenali kekurangan diri dan kenali pula kelebihan orang lain;
83. Jangan membuat orang lain menderita dan sengsara;
84. Berkatalah yang baik-baik atau tidak berkata apa-apa;
85. Hargai prestasi dan pemberian orang;
86. Jangan habiskan waktu untuk sekedar hiburan dan kesenangan;
87. Akrablah dengan setiap orang, walaupun yang bersangkutan tidak menyenangkan;
88. Sediakan waktu untuk berolahraga yang sesuai dengan norma-norma agama dan kondisi diri kita;
89. Jangan berbuat sesuatu yang menyebabkan fisikal atau mental kita menjadi terganggu;
90. Ikutilah nasihat orang-orang yang arif dan bijaksana;
91. Pandai-pandailah untuk melupakan kesalahan orang dan pandai-pandailah untuk melupakan jasa kita;
92. Jangan berbuat sesuatu yang menyebabkan orang lain terganggu dan jangan berkata sesuatu yang dapat menyebabkan orang lain terhina;
93. Jangan cepat percaya kepada berita jelek yang menyangkut teman kita sebelum dipastikan kebenarannya;
94. Jangan menunda-nunda pelaksanaan tugas dan kewajiban;
95. Sambutlah huluran tangan setiap orang dengan penuh keakraban dan keramahan dan tidak berlebihan;
96. Jangan memforsir diri untuk melakukan sesuatu yang diluar kemampuan diri;
97. Waspadalah akan setiap ujian, cobaan, godaan dan tentangan. Jangan lari dari kenyataan kehidupan;
98. Yakinlah bahwa setiap kebajikan akan melahirkan kebaikan dan setiap kejahatan akan melahirkan kerusakan;
99. Jangan sukses di atas penderitaan orang dan jangan kaya dengan kemiskinkan.
Semoga dengan mengamalkan 99 cara diatas, atau paling tidak dengan kita mengamalkan sebagian cara di atas, kita akan selalu mendapati iman yang kuat dalam diri kita. Serta semoga kita senantiasa diberkati Allah dengan nikmat Iman dan Islam.

Rabu, 18 Mei 2016

Membuat Laporan PDF Dengan FPDF Pada PHP

Di Copy langsung dari :
http://byabdillah.blogspot.sg/2015/08/membuat-laporan-pdf-dengan-fpdf-pada-php.html




Pernahkah kalian merasa kesulitan membuat laporan pada aplikasi yang berbasis web? Karena biasanya, laporan yang ditunjukkan hanyalah halaman html yang otomatis di print. Tentu saja, ada banyak kelemahan membuat laporan dengan cara itu. Salah satunya adalah penomoran halaman. Di html kita tidak bisa memecah halaman dan memberi nomor halaman. Selain itu, tidak semua browser memberikan fitur print preview sehingga kita tidak bisa melihat apakah hasil yang akan dicetak sesuai atau tidak. Berbeda dengan Visual Basic atau Delphi yang memiliki Cristal Report.

Untuk mengatasi masalah tersebut, kita bisa membuat laporan dalam bentuk pdf menggunakan library php. Tentunya ini cukup memudahkan bagi para programmer web untuk membuat laporan yang lebih rapi, dan sesuai dengan kebutuhan dari aplikasi web yang sedang dibuat.

Ada banyak sekali library php yang bisa digunakan untuk membuat laporan dalam bentuk pdf. Tapi di sini kita akan sama-sama belajar membuat laporan menggunakan library FPDF.

Untuk mengawalinya, mari kita berkenalan dengan FPDF terlebih dahulu.

FPDF adalah PHP class yang memungkinkan untuk menghasilkan file PDF dengan PHP murni, artinya tanpa menggunakan library PDFLib. F dari FPDF singkatan Free. Anda dapat menggunakannya untuk setiap jenis penggunaan dan memodifikasi sesuai kebutuhan Anda.

FPDF memiliki keuntungan lain: fungsi tingkat tinggi. Berikut adalah daftar fitur utama:
  • Pilihan ukuran Unit, format halaman dan margin
  • Halaman header dan footer manajemen
  • Halaman otomatis istirahat
  • Otomatis istirahat garis dan teks pembenaran
  • Dukungan gambar (JPEG, PNG dan GIF)
  • Warna
  • Link
  • TrueType, Type1 dan dukungan encoding
  • Kompresi halaman
FPDF tidak memerlukan ekstensi (kecuali zlib untuk mengaktifkan kompresi dan GD untuk dukungan GIF). Ia bekerja dengan PHP 4 dan PHP 5 (versi terbaru membutuhkan setidaknya PHP 4.3.10).

Baiklah. Setelah kita kenalan dengan FPDF sekarang kita akan memasang FPDF itu pada projek aplikasi web kita. Tapi, sebelum itu unduh dulu FPDF di http://fpdf.org/en/download.php. Pilih versi yang ingin kalian unduh, kemudian tekan link ZIP yang ada di bawahnya. Versi terbaru dari FPDF ketika saya menulis ini adalah v1.7.



Sebenarnya, di dalam file yang kita unduh tadi sudah ada referensi perintah-perintah yang digunakan dalam FPDF dan juga tutorialnya. Tentu saja berbahasa inggris. Kalau mau referensi yang berbahasa indonesia, ada juga kok. Tinggal tekan link seperti dalam gambar.



Memasang FPDF

Setelah kita mengunduh FPDF, ektrak file zip itu dan salin hasil ekstak itu ke dalam folder projek kita. Oh, iya. Pastikan komputer atau laptop yang kita gunakan sudah terinstall aplikasi untuk membaca file PDF seperti Foxit Reader atau Adobe Acrobat agar browser bisa menampilkan dokumen PDF dengan baik.

Menggunakan FPDF 

Untuk sampel pertama, kita akan membuat sebuah kalimat sederhana menggunakan FPDF.

AddPage();  //membuat halaman baru
$pdf->SetFont('Arial','B',16);  //memilih font Arial Bold dengan ukuran 16pt
$pdf->Cell(40,10,'Selamat Datang di FPDF!'); //membuat sebuah cell dengan panjang 40 dan tinggi 10
                                             //yang berisi tulisan 'Selamat Datang di FPDF'

$pdf->Output();  //hasilnya dicetak
?>

Dan hasilnya sebagai berikut.



Membuat Header, Footer, Penomoran Halaman dan Gambar

Perhatikan script berikut :

Image('logo.png',10,6,30);
      // arial bold 15
      $this->SetFont('Arial','B',15);
      // membuat cell kosong dengan panjang 80
      $this->Cell(80);
      // judul
      $this->Cell(30,10,'Ini Judul',1,0,'C');
      // line break dengan tinggi 20
      $this->Ln(20);
  }

  function Footer()
  {
      // mengatur posisi 1,5 cm ke bawah
      $this->SetY(-15);
      // arial italic 8
      $this->SetFont('Arial','I',8);
      // penomoran halaman
      $this->Cell(0,10,'Page '.$this->PageNo().'/{nb}',0,0,'C');
  }
}

$pdf = new PDF();
$pdf->AliasNbPages(); // fungsi untuk mengitung jumlah total halaman
$pdf->AddPage(); // membuat halaman
$pdf->SetFont('Times','',12); // Times 12

// pengulangan agar dokumen ada isinya dan kelihatan penomorannya
for($i=1;$i<=40;$i++){
  $pdf->Cell(0,10,'Baris dalam dokumen yang ke '.$i,0,1);
}

$pdf->Output(); // menampilkan hasil...
?>
Silahkan perhatikan kode di atas. Sudah ada komentar yang saya sisipkan pada kode.

Hasilnya adalah:






FPDF Dengan MySQL

Saya memiliki tabel yang bernama tbl dalam database data, dan saya akan menampilkan seluruh data yang ada dalam tabel tbl. Perhatikan script berikut:

Image('logo.png',1,1,2.25); // logo
   $this->SetTextColor(128,0,0); // warna tulisan
   $this->SetFont('Arial','B','12'); // font yang digunakan
   // membuat cell dg panjang 19 dan align center 'C'
   $this->Cell(19,1,'LAPORAN SISWA',0,0,'C');
   $this->Ln();
   $this->Cell(19,1,'Sekolah Sementara',0,0,'C');
   $this->Ln();
   $this->SetFont('Arial','B','9');
   $this->SetFillColor(192,192,192); // warna isi
   $this->SetTextColor(0,0,0); // warna teks untuk th
   $this->Cell(6);
   $this->Cell(1,1,'No','TB',0,'L',1); // cell dengan panjang 1
   $this->Cell(1,1,'Kode','TB',0,'L',1); // cell dengan panjang 1
   $this->Cell(2,1,'Nama','TB',0,'L',1); // cell dengan panjang 2
   $this->Cell(3,1,'Alamat','TB',0,'L',1); // cell dengan panjang 3
   // panjang cell bisa disesuaikan
   $this->Ln();
  }

  function Footer(){
   $this->SetY(-2,5);
   $this->Cell(0,1,$this->PageNo(),0,0,'C');
  } 
 }

 $server = "localhost";
 $user = "root";
 $pass = "";
 $data = "data";

 $net = new mysqli($server, $user, $pass, $data);

 if($net->connect_error){
  die("Koneksi gagal: ".$net->connect_error);
 }

 $q = "select * from tbl";
 $h = $net->query($q) or die($net->error);
 $i = 0;
 
 while($d=$h->fetch_array()){
  $cell[$i][0]=$d[0];
  $cell[$i][1]=$d[1];
  $cell[$i][2]=$d[2];
  $i++;
 }
 // orientasi Potrait
 // ukuran cm
 // kertas A4
 $pdf = new PDF('P','cm','A4');
 $pdf->Open();
 $pdf->AliasNbPages();
 $pdf->AddPage();

 $pdf->SetFont('Arial','','8');
 //perulangan untuk membuat tabel
 for($j=0;$j<$i;$j++){
  $pdf->Cell(6);
  $pdf->Cell(1,1,$j+1,'B',0,'C');
  $pdf->Cell(1,1,$cell[$j][0],'B',0,'C');
  $pdf->Cell(2,1,$cell[$j][1],'B',0,'L');
  $pdf->Cell(3,1,$cell[$j][2],'B',0,'L');
  $pdf->Ln();
 }

 $pdf->Output(); // ditampilkan

?>
Dan hasilnya...





Saya rasa sudah cukup yang saya sampaikan. Tutorial lengkap silahkan kunjungi http://fpdf.org/en/tutorial/index.php, walaupun bahasa inggris ya. Tapi, jika ada pertanyaan jangan sungkan untuk bertanya atau komen.

Bayu Abdillah: Membuat Laporan PDF Dengan FPDF Pada PHP

Bayu Abdillah: Membuat Laporan PDF Dengan FPDF Pada PHP: Pernahkah kalian merasa kesulitan membuat laporan pada aplikasi yang berbasis web? Karena biasanya, laporan yang ditunjukkan hanyalah halama...

Fatwa Ulama: Kapan Disyariatkan Duduk Tawarruk?

Di Copy dari / Sumber : Artikel Muslim.Or.Id


Berikut adalah gambar Duduk tawarruk :






Kapan saja disyariatkan duduk tawarruk
 

Fatwa Syaikh Abdul Muhsin Al Abbad

Soal:
Kapan saja disyariatkan duduk tawarruk  ?

 
Jawab:
Duduk tawarruk itu disyariatkan pada shalat yang memiliki dua tasyahud, dan dilakukan pada tasyahud yang terakhirnya. Sehingga ia ada pada semua shalat wajib kecuali shalat shubuh. Maka duduk tawarruk itu dilakukan pada tasyahud terakhir pada shalat rubai’iyyah (yang empat rakaat) dan tsulatsiyyah (yang tiga rakaat).

Cara Membuat Logo Pada Addres Bar

Untuk mengubah Logo XAMPP pada Localhost di Address Bar Browser kita pada saat menggunakan Webserver Local dengan Xampp. Langkah pertama yang perlu kita persiapkan adalah : Menyimpan Logo atau gambar yang akan kita jadikan sebagai logo pada Bar di Browser tersebut. ada beberapa Web Hosting yang bisa kita gunakan untuk menyimpan gambar yang kita punya. Di antaranya adalah :



1. Menyimpan Logo/Gambar pada Webhosting




Photobucket. Situs ini diluncurkan pada tahun 2003. Ini adalah salah satu situs foto yang paling banyak digunakan oleh para pengguna internet. Selain bisa untuk penyimpanan gambar, pengguna juga dapat berbagi gambar menarik pada favorit situs jejaring sosial dan blog secara gratis juga dilengkapi panel editor foto yang mudah digunakan dengan kapasitas besar maksimal sampai 10GB/bulan.




Flickr. Flickr adalah salah satu penyedia hosting gambar yang baik. Didirikan tahun 2004, situs ini memungkinkan orang untuk berbagi foto favorit mereka dan juga video di internet bebas biaya. Setelah diambil oleh Yahoo pada tahun 2005, Flickr menjadi salah satu komunitas online besar tempat berbagi foto-foto menarik secara mudah dan cepat. Kapasitas penyimpanan gambar maksimal sebesar 300MB/bulan.



Picasa. Picasa awalnya adalah organizer gambar dengan fitur editor untuk foto digital, didirikan tahun 2002 oleh Lifescape dan sejak diambil alih oleh Google pada tahun 2004, Picasa mulai menawarkan beberapa fitur gratis termasuk intergrasi dengan blogger sebagai penyimpanan gambar otomatis. Salah satu fitur unggulannya adalah Picasa Web Albums dimana pengguna bisa dengan mudah mengupload, mengedit, dan membagikan gambar kemanapun dengan gratis dengan kapasitas sebesar 1GB/bulan.





Image Shack. Ini adalah salah satu situs yang paling populer dikalangan pengguna internet yang hanya memerlukan tempat hosting gambar mudah, cepat dan gratis. Diluncurkan pada tahun 2003 oleh ImageShack Corp, situs ini jadi pilihan favorite untuk menyimpan foto/gambar dengan maksimal hingga 500 file setiap bulan dengan ukuran maksimal 5 MB per foto.





Imgur. Situs ini mirip dengan Image Shack untuk pengguna yang ingin cepat untuk meng-upload foto dan mengatur foto mereka. Didirikan pada tahun 2009, Imgur merupakan situs hosting gambar paling cepat memiliki jutaan pengguna aktif, dikarenakan tidak perlu Registrasi atau pendaftaran untuk meng-upload foto dengan kapasitas maksimal 10 MB dan 225 file/bulan.



FreeImageHosting. Situs hosting gambar gratis yang juga mudah digunakan. Pengguna dapat meng-upload foto tanpa perlu membuat akun. FreeImageHosting.net sudah menyediakan banyak link tombol media sosial untuk berbagi foto dengan mudah. Gambar disimpan di server mereka selamanya dengan maksimal 3.000 KB /foto.




PostImage. Ini adalah situs hosting gambar yang sangat sederhana namun memberikan layanan yang paling bebas dengan kapasitas unlimited. Situs paling banyak digunakan hosting gambar oleh mereka yang membunyai situs jenis forum. Pengguna bisa meng-upload beberapa foto sekaligus dan memilih ukuran untuk digunakan sebagai avatar, online community, monitor web, email atau komputer.





Imgbox. Ini salah satu situs hosting gambar yang juga memberikan layanan hosting gratis. Cocok digunakan untuk menghemat bandwidth forum, blog, dan situs jaringan sosial. Tidak perlu pendaftaran email, hanya tinggal meng-upload gambar cepat dan sederhana dengan maksimal 10MB penyimpanan file dan Hotlinking.

TinyPic. TinyPic  juga merupakan situs hosting gambar gratis yang banyak digunakan. Tanpa regristasi, cukup dengan meng-upload foto kita bisa berbagi dengan siapa pun di mana saja. TinyPic juga memberikan pilihan ukuran foto dalam 7 resolusi yang berbeda, sangat berguna untuk merubah /Resize foto dengan cepat. Kapasitas maksimum tidak diketahui namun ada batas sekitar 1600 pixels untuk satu foto.

ePhoto Bay. Ini juga situs hosting gambar gratis dengan layanan berbagi yang memungkinkan pengguna meng-upload foto dengan jumlah yang tidak terbatas. Setiap gambar bisa  memiliki ukuran maksimum 10 MB. Tidak dibutuhkan pendaftaran, namun account berguna untuk mengelola file foto seperti  membuat album & Slideshow dan lainnya





2. Copy Link Gambar


Copy link gambar kemudian masukkan kedalam Script HTML web yang sedang kita buat.

Contoh :


 

Icon-Title


Cara Mengganti Icon di sebelah Title


Lihat di Baris 3

































Icon-Title




Selasa, 17 Mei 2016

Penyebab Susah Bangun Shalat Subuh

Sumber : Muslimah.or.id \ Facebook

Bisa juga faktor maksiat yang sering dilakukan dan belum bertaubat Bangun shalat subuh juga kebiasaan, jika berat dan susah bangun mungkin faktor kebiasaan atau ada maksiat yang dilakukan sehingga susah melakukan ibadah shalat subuh. Bisa sering begadang Atau dan karena ada kemaksiatan yang baru-baru dilakukan terus-menerus tanpa istigfar sehingga badan susah melakukan ketaatan, dan hati berat untuk dibawa beribadah. Sehingga yang sebelumnya kita bangun ketika adzan berkumandang, sekarang hati mulai keras dan telinga sudah tidak peka lagi dengan suara adzan, badanpun berat dibawa untuk menjawab panggilan masjid.

Dari Abu Shalih dari Abu HurairahRadhiallahu ‘anhu, dia berkata, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda. إِنَّ الْمُؤْمِنَ إِذَا أَذْنَبَ ذَنْبًا نُكِتَ فِي قَلْبِهِ نُكْتَةٌ سَوْدَاءُ فَإِنْ تَابَ وَنَزَعَ وَاسْتَغْفَرَ صُقِلَ قَلْبُهُ وَإِنْ زَادَ زَادَتْ حَتَّى تَعْلُوَ قَلْبَهُ فَذَلِكَ الرَّانُ الَّذِي ذَكَرَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ فِي الْقُرْآنِ: كَلَّا بَلْ رَانَ عَلَى قُلُوبِهِمْ مَا كَانُوا يَكْسِبُونَ ”Sesungguhnya seorang mukmin, jika melakukan satu perbuatan dosa, maka ditorehkan di hatinya satu titik hitam. Jika ia bertaubat, berhenti dan minta ampun, maka hatinya akan dibuat mengkilat (lagi). Jika semakin sering berbuat dosa, maka titik-titik itu akan bertambah sampai menutupi hatinya. Itulah” raan” yang disebutkan Allah ta’ala, “Sekali-kali tidak akan tetapi itulah” raan” yang disebutkan Allah dalam Al Qur’an”.

Ada yang manjadikan salah satu indikator hatinya mulai mengeras adalah susah bangun shalat subuh. Untuk selevel ulama salah mereka menjadikan susahnya shalat malam sebagai salah satu indikator hati mereka mulai mengeras. Sufyan ats-Tsauri rahimahullah beliau berkata, حرمت قيام الليل خمسة أشهر بذنب أذنبته “Selama lima bulan aku terhalang untuk melakukan shalat malam karena dosa yang aku lakukan.”

Jika ada yang berkata, “saya bermaksiat setiap hari, tapi nanti malam saya bisa bangun malam jika saya mau”. Maka kita katakan bahwa, hatinya sudah tidak peka lagi mendeteksi maksiat. Hati para ulama cukup bersih sehingga sangat peka terhadap maksiat. Ibarat tubuh yang sehat akan terasa jika ada sakit sedikit.

Penyusun: Raehanul Bahraen
Artikel www.muslimafiyah.com

Jumat, 13 Mei 2016

Takutlah Menjadi Orang Munafik

Sumber : Hikmah Muslim Sifat munafik adalah sifat yang sangat berbahaya bagi diri seorang muslim. Hendaknya kita menghindari sifat ini dan janganlah pernah merasa aman dari kemunafikan. وسُئِلَ الإمامُ أحمد : مَا تَقُوْلُ فِيْمَنْ لاَ يَخَافُ عَلَى نَفْسِهِ النِّفَاق ؟ فقال : وَمَنْ يَأمَنُ عَلَى نَفْسِهِ النِّفَاقَ ؟ Imam Ahmad pernah ditanya, “Apa yang kau katakana pada orang yang tidak khawatir pada dirinya kemunafikan?” Beliau menjawab, “Apa ada yang merasa aman dari sifat kemunafikan?” Al Hasan Al Bashri berkata, مَا خَافَهُ إِلاَّ مُؤْمِنٌ ، وَلاَ أَمَنَهُ إلِاَّ مُنَافِقٌ “Orang yang khawatir terjatuh pada kemunafikan, itulah orang mukmin. Yang selalu merasa aman dari kemunafikan, itulah senyatanya munafik.”(Jami’ul ‘Ulum wal Hikam, 2: 491) Bahkan sahabat 'Umar bin Khattab radhiyallahu 'anhu begitu khawatir dirinya termasuk orang munafik. Padahal beliau ada salah satu manusia yang telah dijanjikan dan dipastikan surga. Beliau suatu saat bertanya pada Hudzaifah Ibnul Yaman radhiyallahu 'anhu : “Wahai Hudzaifah, semoga Allah memuliakanmu. Apakah Rasulullah shalallahu 'alayhi was sallam menyebutkan namaku kepadamu bersama nama-nama orang munafik?” Jawab Hudzaifah: “Tidak. Tidak ada (nama) seorang pun yang terbersihkan setelah (nama)mu.” Apa yang diperbuat Umar radhiyallahu 'anhu adalah guna menambah ketenangan dirinya. Padahal sungguh Nabi shalallahu 'alayhi was sallam telah mempersaksikan bahwa dia termasuk sahabat yang mendapatkan jannah (surga). (Al-Qaulul Mufid ‘ala Kitabit Tauhid, Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin t, hal. 76, Thariqul Hijratain, Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah t, hal. 504) Maka jangan pernah merasa aman dari sifat munafik. "Hendaknya kita takut akan sifat munafik." - Ustadz Ridwan Sanusi ---------------------------- ikuti media sosial kami untuk mendapatkan gambar-gambar penuh hikmah lainnya : facebook : Hikmah Muslim twitter : @hikmahmuslim_ path : Hikmah Muslim instagram : @hikmahmuslim LINE : @faz0948j tumblr : hikmahmuslim.tumblr.com

Selasa, 03 Mei 2016

Cara Buat Server Sendiri TANPA HOSTING! (FREE TESTED)

Copy Paste
Sumber :
http://komputer67.blogspot.sg/2016/04/cara-buat-server-sendiri-tanpa-hosting.html


Biasanya kita sering bingung cari hostingan gratis hanya untuk bisa diakses orang lain saja. Padahal untuk membuat server itu tidak perlu cari yang berbayar, kita bisa gunakan komputer dan internet kita sendiri untuk menjadi server.
Oke, langsung aja, caranya sperti ini :

CARA MEMBUAT DAN MENGAKTIFKAN SERVER
1. Download XAMPP DISINI Lalu install !
2. Lalu masuk ke default router. Apa itu default router ? Cara taunya masuk aja ke CMD (start - run - CMD) lalu ketik "IPCONFIG" lalu cari "default gateway" nah itu dia yang disebut default router/gateway
3. Lalu setelah mendapatkan default gateway/router, contoh aja 192.168.1.1 sekarang buka alamat tersebut di browser. trus kan suruh masukin user password, masukin user : admin, password : admin juga.
4. Lalu masuk advance option - virtual server - NAT. oh iya mungkin setiap router berbeda2, tapi PASTI ada pilihan untuk virtual server, anda tinggal mencari2 pokoknya tampilannya kira2 seperti ini
 5. Lalu yang perlu diisi sesuaikan aja sama screenshot diatas. O iya, untuk local Ip Address isi dengan ip address localmu, cara liatnya buka CMD trus ketik IPCONFIG lihat di IPV4 Address, itulah yang namanya local ip address. kamu isi sesuai dengan apa yg tertera di ipconfig tadi
6. Setelah itu klik save
7. JADILAH SERVER BUATANMU SENDIRI

Cara Mengisi File Di Server
Caranya mudah tinggal buka folder XAMPP dimana kamu install tadi, trus kamu buka folder htdocs, nah disitulah kamu tinggal taruh file2mu di server. Mungkin index.php nya bisa kamu ganti dengan index.php/index.html mu sendiri.

Apa Alamat Server Saya ?
Cara mengetahui alamat server anda agar bisa diakses semua orang adalah dengan cara mencari IP public anda. Caranya tinggal buka http://www.whatsmyip.org/ Terus nanti kalau ada orang lain mau mengakses servermu tinggal kasi aja IP Public mu

Apakah Server Tetap Hidup Terus ?
Selama komputermu hidup, maka server akan hidup. Tapi kalau komputermu mati, maka server juga akan mati! 


Semoga bermanfaat !

Hari-Hari Terlarang Puasa

SUMBER :


Disusun saat perjalanan di pesawat dari Lombok – Surabaya, 13 Syawal 1434 H
Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal
Artikel Muslim.Or.Id






Ada beberapa hari yang dilarang untuk puasa di mana tidak boleh melakukan puasa kala itu, namun hal itu butuh perincian sebagai berikut. Pertama: Hari Idul Fithri dan Idul …


Ada beberapa hari yang dilarang untuk puasa di mana tidak boleh melakukan puasa kala itu, namun hal itu butuh perincian sebagai berikut.
Pertama: Hari Idul Fithri dan Idul Adha
Dari bekas budak Ibnu Azhar, dia mengatakan bahwa dia pernah menghadiri shalat ‘ied bersama ‘Umar bin Al Khottob –radhiyallahu ‘anhu-. ‘Umar pun mengatakan,
هَذَانِ يَوْمَانِ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – عَنْ صِيَامِهِمَا يَوْمُ فِطْرِكُمْ مِنْ صِيَامِكُمْ ، وَالْيَوْمُ الآخَرُ تَأْكُلُونَ فِيهِ مِنْ نُسُكِكُمْ
Dua hari ini adalah hari yang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam larang untuk berpuasa di dalamnya yaitu Idul Fithri, hari di mana kalian berbuka dari puasa kalian. Begitu pula beliau melarang berpuasa pada hari lainnya, yaitu Idul Adha di mana kalian memakan hasil sesembelihan kalian.” (HR. Bukhari no. 1990 dan Muslim no. 1137)
Dari Abu Sa’id Al Khudri –radhiyallahu ‘anhu-, beliau mengatakan,
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- نَهَى عَنْ صِيَامِ يَوْمَيْنِ يَوْمِ الْفِطْرِ وَيَوْمِ النَّحْرِ.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang berpuasa pada dua hari yaitu Idul Fithri dan Idul Adha.” (HR. Muslim no. 1138)
Kaum muslimin telah bersepakat (berijma’) tentang haramnya berpuasa pada dua hari raya, yaitu Idul Fithri dan Idul Adha. (Lihat Ad Daroril Madhiyah Syarh Ad Durorul Bahiyah, Muhammad bin ‘Ali Asy Syaukani, hal. 220, Darul ‘Aqidah, cetakan pertama, tahun 1425 H)
Kedua: Hari-hari Tasyriq (11, 12 dan 13 Dzulhijah)
Tidak boleh berpuasa pada hari tasyriq menurut kebanyakan pendapat ulama. Alasannya adalah sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,
أَيَّامُ التَّشْرِيقِ أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ
Hari-hari tasyriq adalah hari makan dan minum.” (HR. Muslim no. 1141, dari Nubaisyah Al Hudzali). Imam Nawawi rahimahullah memasukkan hadits ini di Shahih Muslim dalam Bab “Haramnya berpuasa pada hari tasyriq”.
Imam Nawawi rahimahullah dalam Al Minhaj Syarh Shahih Muslim mengatakan, “Hari-hari tasyriq adalah tiga hari setelah Idul Adha. Hari tasyriq tersebut dimasukkan dalam hari ‘ied. Hukum yang berlaku pada hari ‘ied juga berlaku mayoritasnya pada hari tasyriq, seperti hari tasyriq memiliki kesamaan dalam waktu pelaksanaan penyembelihan qurban, diharamkannya puasa (sebagaimana pada hari ‘ied, pen) dan dianjurkan untuk bertakbir ketika itu.”(Syarh Shahih Muslim, 6: 184). Hari tasyriq disebutkan tasyriq (yang artinya: terbit) karena daging qurban dijemur dan disebar ketika itu (Syarh Shahih Muslim, 8: 17).
Imam Malik, Al Auza’i, Ishaq, dan Imam Asy Syafi’i dalam salah satu pendapatnya menyatakan bahwa boleh berpuasa pada hari tasyriq pada orang yang tamattu’ jika ia tidak memperoleh al hadyu (sembelihan qurban). Namun untuk selain mereka tetap tidak diperbolehkan untuk berpuasa ketika itu. (Syarh Shahih Muslim, 8: 17). Dalil dari pendapat ini adalah sebuah hadits dalam Shahih Al Bukhari dari Ibnu ‘Umar dan ‘Aisyah, mereka mengatakan,
لَمْ يُرَخَّصْ فِى أَيَّامِ التَّشْرِيقِ أَنْ يُصَمْنَ ، إِلاَّ لِمَنْ لَمْ يَجِدِ الْهَدْىَ
Pada hari tasyriq tidak diberi keringanan untuk berpuasa kecuali bagi orang yang tidak mendapat al hadyu ketika itu.” ( HR. Bukhari no. 1997 dan 1998).
Ketiga: Puasa Hari Jum’at Secara Bersendirian
Tidak boleh berpuasa pada Jum’at secara bersendirian. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لاَ يَصُمْ أَحَدُكُمْ يَوْمَ الْجُمُعَةِ إِلاَّ أَنْ يَصُومَ قَبْلَهُ أَوْ يَصُومَ بَعْدَهُ
Janganlah salah seorang di antara kalian berpuasa pada hari Jum’at kecuali jika ia berpuasa pada hari sebelum atau sesudahnya.” ( HR. Bukhari no. 1985 dan Muslim no. 1144, dari Abu Hurairah). Imam Nawawi rahimahullah membawakan hadits ini di Shahih Muslim dalam Bab “Terlarang berpuasa pada hari Jum’at secara bersendirian.”
Dari Juwairiyah binti Al Harits –radhiyallahu ‘anha-, ia mengatakan,
أَنَّ النَّبِىَّ – صلى الله عليه وسلم – دَخَلَ عَلَيْهَا يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَهْىَ صَائِمَةٌ فَقَالَ « أَصُمْتِ أَمْسِ » . قَالَتْ لاَ . قَالَ « تُرِيدِينَ أَنْ تَصُومِى غَدًا » . قَالَتْ لاَ . قَالَ « فَأَفْطِرِى »
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memasuki rumahnya pada hari Jum’at dan ia sedang berpuasa. Lalu beliau bertanya, “Apakah engkau berpuasa kemarin?” “Tidak”, jawab Juwairiyah. Beliau bertanya kembali, “Apakah engkau ingin berpuasa besok?” “Tidak”, jawabnya seperti itu pula. Beliau kemudian mengatakan, “Hendaknya engkau membatalkan puasamu.” (HR. Bukhari no. 1986 dan Muslim no. 1143, dari Juwairiyah binti Al Harits)
Catatan penting: Puasa pada hari Jum’at dibolehkan jika:
1- Ingin menunaikan puasa wajib, mengqodho’ puasa wajib, membayar kafaroh (tebusan) dan sebagai ganti karena tidak mendapatkan hadyu tamattu’.
2- Jika berpuasa sehari sebelum atau sesudah hari Juma’t sebagaimana diterangkan dalam hadits di atas.
3- Jika bertepatan dengan hari puasa Daud (sehari puasa, sehari berbuka).
4- Berpuasa pada hari Jum’at bertepatan dengan puasa sunnah lainnya seperti puasa Asyura, puasa Arofah, dan puasa Syawal. (Lihat pembahasan Shahih Fiqh Sunnah, 2: 142-143)
Keempat: Berpuasa pada Hari Syak (Yang Meragukan)
Yang dimaksud di sini adalah tidak boleh mendahulukan puasa satu atau dua hari sebelum Ramadhan dalam rangka hati-hati mengenai masuknya bulan Ramadhan.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لاَ يَتَقَدَّمَنَّ أَحَدٌ الشَّهْرَ بِيَوْمٍ وَلاَ يَوْمَيْنِ إِلاَّ أَحَدٌ كَانَ يَصُومُ صِيَامًا قَبْلَهُ فَلْيَصُمْهُ
Janganlah kalian mendahului Ramadhan dengan berpuasa satu atau dua hari sebelumnya, kecuali bagi seseorang yang terbiasa mengerjakan puasa pada hari tersebut maka berpuasalah.” (HR. An Nasai no. 2173, dari Abu Hurairah. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)
Dalam hadits lainnya, dari ‘Ammar bin Yasir disebutkan,
مَنْ صَامَ الْيَوْمَ الَّذِي يُشَكُّ فِيهِ فَقَدْ عَصَى أَبَا الْقَاسِمِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Barangsiapa berpuasa pada hari yang meragukan, maka ia berarti telah mendurhakai Abul Qosim, yaitu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.” (HR. An Nasai no. 2188, At Tirmidzi no. 686, Ad Darimi no. 1682, Ibnu Khuzaimah no. 1808. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)
Catatan penting: Berpuasa pada hari meragukan ini dibolehkan jika:
1- Untuk mengqodho’ puasa Ramadhan.
2- Bertepatan dengan kebiasaan puasanya seperti puasa Senin Kamis atau puasa Daud.
Kelima: Berpuasa Setiap Hari Tanpa Henti (Puasa Dahr)
Yang dimaksud puasa Dahr adalah berpuasa setiap hari selain hari yang tidak sah puasa ketika itu (yaitu hari ‘ied dan hari tasyriq).
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لاَ صَامَ مَنْ صَامَ الأَبَدَ لاَ صَامَ مَنْ صَامَ الأَبَدَ لاَ صَامَ مَنْ صَامَ الأَبَدَ
Tidak ada puasa bagi yang berpuasa setiap hari tanpa henti. Tidak ada puasa bagi yang berpuasa setiap hari tanpa henti. Tidak ada puasa bagi yang berpuasa setiap hari tanpa henti.” (HR. Muslim no. 1159, dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash)
Hadits di atas menunjukkan terlarangnya berpuasa setiap hari tanpa henti walaupun tidak ada kesulitan dan tidak lemas ketika melakukannya. Begitu pula tidak boleh berpuasa setiap hari sampai-sampai melakukannya pada hari yang terlarang untuk berpuasa. Yang terakhir ini jelas haramnya. Lihat Shahih Fiqh Sunnah, 2: 144.
Yang paling maksimal adalah melakukan puasa Daud yaitu sehari berpuasa dan sehari berbuka. Inilah rukhsoh (keringanan) terakhir bagi yang ingin terus berpuasa. Hadits larangan puasa Dahr tadi asalnya ditujukan pada Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash. Namun sebagaimana disebutkan dalam riwayat Muslim bahwa di akhir hidupnya Abdullah bin ‘Amr menjadi lemas karena kebiasaannya melakukan puasa Dahr. Ia pun menyesal karena tidak mau mengambil rukhsoh dengan cukup melakukan puasa Daud. (Syarh Shahih Muslim, 8: 40).
Alhamdulillah, semoga bermanfaat. Hanya Allah yang memberi hidayah dan petunjuk.

Disusun saat perjalanan di pesawat dari Lombok – Surabaya, 13 Syawal 1434 H
Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal
Artikel Muslim.Or.Id