Kamis, 17 April 2014

AIKIDO

Aikido (bahasa Jepang: 合気道, aikidō) adalah seni beladiri yang mempunyai akar pertumbuhan dan budaya dari Jepang. Aikido merupakan manifestasi dari modernisasi pemikiran Jepang dengan selimut budaya Jepang tradisional. Hal ini membuat seni beladiri yang dikembangkan oleh Morihei Ueshiba sekitar tahun 1800-an( 植芝 盛平 Ueshiba Morihei) menjadi sangat diminati berbagai kalangan pada abad modern ini sebagai sebuah gaya hidup. Akar ilmu bela diri aikido terutama berasal dari sebuah tradisi bela diri kuno yang turun temurun hanya dimiliki oleh sebuah keluarga istana,[1] yaitu "Daito Ryu Aiki-Jujutsu (atau ju-jutsu)".

Berikut adalah istilah-istilah didalam Aikido :
  • Ritsurei (hormat berdiri)
  • Seiza (posisi duduk)
  • Zarei (hormat duduk)
  • Gi (seragam latihan)
  • Dojo (tempat latihan)
  • Rangking (tingkat) , dalam Aikido jika dilihat dari tingkatan maka terbagi menjadi dua, yaitu Kyu dan Dan, sedangkan berdasarkan sabuk terbagi menjadi tiga, yaitu putih ,coklat, dan hitam.
  • Uke yaitu orang yang melakukan serangan dan menerima teknik
  • Nage yaitu orang yang diserang dan membuat teknik
  • Sensei (guru)
  • Waza (teknik) dibagi menjadi : Kihon waza (waza dasar) dan Oyo waza / henka waza (waza variasi) , Katame waza (waza kuncian) dan Nage waza (waza lemparan), Tachi waza (waza berdiri) dan Hanmi Handachi Waza (waza dimana uke berdiri serta Nage Seiza dan Zagi waza / waza seiza)
  • Kokyu (napas)
  • Kamae (postur tubuh) dibeladiri lain mungkin dikenal dengan istilah kuda-kuda
  • Hanmi (posisis berdiri)
  • Maai (jarak)
  • Irimi (bergerak masuk)
  • Tenkan dan Kaiten yaitu gerakan memutar atau melingkar
  • Mae Ukemi (gerakan berguling kedepan)
  • Ushiro Ukemi (gerakan bergulir kebelakang)
  • Mae Shikko (berjalan dengan lutut kearah depan)
  • Ushiro Shikko (berjalan dengan lutut kearah belakang)
  • Shikko Kaiten (berjalan dan berputar denga lutut)
  • Katatedori (cengkraman lurus pada pergelangan tangan)
  • Katadori (cengkraman langsung pada bahu)
  • Munadori (cengkraman langsung pada kelopak baju)
  • Morotedori (cengkraman pada pergelangan tangan dengan menggunakan dua tangan)
  • Ryoutedori (cengkraman pada kedua pergelangan tangan)
  • Ryoukatatedori (cengkraman pada kedua bahu)
  • Ushiro Ryoutedori (cengkraman pada dua pergelangan tangan dari belakang)
  • Ushiro Ryoukatadori (cengkraman pada dua bahu dari belakang)
  • Ushiro Hijidori (cengkraman pada dua siku dari belakang)
  • Ushiro Katatekubishime (pegangan pada pergelangan tangan dan kelopak baju dari belakang)
  • Shomen Uchi (serangan kearah depan muka atau kepala)
  • Yokomen Uchi (serangan earah samping atau pelipis)
  • Chudan Tsuki (serangan kearah ulu hati)
  • dan lain-lain

HTML

HTML atau Hipertext Markup Language (HTML) adalah sebuah bahasa markah atau sebuah bahasa yang digunakan untuk menganotasikan dokumen dengan cara yang secara sintaksis dibedakan dari teks. Markah menginstruksikan perangkat lunak untuk menampilkan teks guna melakukan tindakan yang tepat, tetapi tidak tampak pada versi teks yang ditampilkan kepada pengguna. Beberapa bahasa markah seperti HTML, memiliki pra-didefinisikan semantik presentasi, yang berarti bahwa spesifikasi mereka mengatur bagaimana data terstruktur yang akan disajikan. Sementara yang lain, seperti XML, tidak mengatur hal tersebut. Bahasa markah yang sering digunakan adalah HTML. Salah satu format dokumen World Wide Web. HTML, yang merupakan turunan dari SGMIL (Meskipun, ketat, tidak memenuhi semua aturan SGML).

Ada 5 Versi dari HTML.

1. HTML Versi 1.0
   Kemampuan yang dimiliki versi 1.0 ini antaa lain heading, paragraph, hypertext, list, serta cetak     tebal dan miring pada teks. Versi ini juga mendukung peletakan image pada dokumennya tanpa memperbolehkan meletakkan teks disekelilingnya (wrapping).

2. HTML Versi 2.0
    Pada versi ini, penambahan kualitas HTML terletak pada kemampuannya untuk menampilkan suatu form pada dokumen. dengan adanya form ini, maka kita dapat memasukkan nama, alamat, serta saran / kritik. HTML versi 2.0 ini merupakan pionir dari adanya homepage interaktif.

3. HTML Versi 3.0
  HTML Versi 3.0 menambahkan beberapa fasilitas baru seperti table. versi ini yang disebut juga sebagai HTML + tidak bertahan lama dan segera digantikan HTML versi 3.2

4. HTML Versi 4.0
    HTML versi 4 membuat banyak sekali perubahan dan revisi dari pendahuluannya. perubahan ini terjadi di hampir segala perintah-perintah HTML sepertitable, image, link, text, meta, imagemaps, form dan lain-lain.

5. HTML Versi 5.0
    Beberapa kelebihan  yang dimiliki oleh HTML5 adalah :
  Cleaner code, karena sebagian besar kode telah termasuk didalam sintaks html5, maka kode nampak terlihat lebih sederhana daripada penggabungan antara html, css dan java script.
greater consistency, HTML5 telah melakukan banyak sekali panambahan sintaks yang dibuat dalam struktur lebih baik dan lebih sederhana daripada sintaks-sintaks sebelumnya. Hal ini membuat developer terbantu dalam meningkatkan konsistensi dalam membangun sebuah web.

improve semantics, dengan berbagai eleman kode di dalam html5 yang telah di standarisasi, maka nilai simantik dari sebuah web dapat lebih ditingkatkan. itu berarti bahwa bagian-bagian dari web seperti header, nav, footer dan beberapa bagian lain nya terdefinisi dengan jelas maksud serta tujuannya selain itu juga terbentuk dalam sebuah "machine readible format".
Improved Accessibility, dengan teknologi HTML5 yang memudahkan struktur pembangunan sebuah Web, maka developer dapat membangun pemahaman yang lebih detil mengenai halaman web.
Client-side Databse, HTML5 menyediakan model database SQL yang baru dengan API yang dapat dibangun dalam konsep lokal, dalam hal ini di sisi client.
geolocation, HTML5 mempunyai API yang terintegrasi terhadap geolocation, fasilitas tersebut dapat di akses melalui GPS atau fasilitas lain seperti google latitude pada iphone.
offline Application Chace, pengguna dapat terus melakukan interaksi dengan aplikasi meskipun mereka terputus dari jaringan internet.
smarter forms, terdapat semacam reguler expression (regex) yang membuat form mampu mengenali secara lebih baik tentang input, validasi dan interaksi dengan elemen lain (misal : format email, password dll)
sharper focus on Web Application Requiments, HTML5 membuat sebuah mekanisme yang lebih mudah dalam hal pembuatan front end, aplikasi chat, tools drag and drop, video player, pengolah grafis dan masih banyak lagi.