Rabu, 31 Januari 2018

I. Pengantar - Kesempitan Hati

Judul Buku : Kesempitan Hati (Tanda - tanda, Penyebab dan Solusi)
Oleh            : Abdullah ibn Husain Syuqail

"Menyenangkan sekali menjadi orang mukmin, karena semua yang dihadapi baik bagi dirinya, dan itu hanya bias dirasakan oleh seorang mukmin : jika mendapatkan kebahagian, ia bersyukur; dan itu baik baginya. Dan jika ditimpa musibah, ia bersabar; dan itu juga baik baginya." (al-Hadis)

Tetapi, bagaimana caranya menjadi sosok yang menyenangkan itu ?
Karena sebagai manusia, kita tentu tak lepas dari permasalahan yang membuat kita bersedih, atau merasa gusar. Kuncinya satu : bisa menerima kenyataan hidup. Karena, tidak bisa menerima kenyataan adalah gejala awal bahwa ruang hati kita menyempit.

Kemudian ketika kita mencari-cari kesalahan atau melemparkannya kepada orang lain, kita telah menutup semua celah dihati kita. Dan itu bisa membuat hati bagaikan terhimpit.

Buku ini mengajak kita bagaimana menjadi sosok mukmin yang sejati, sosok yang sangat menyenangkan itu .

Selasa, 02 Januari 2018

Ghibah termasuk Maksiat

Ghibah adalah termasuk perbuatan Maksiat. Setiap mukmin wajib menjauhi segala yang Allah haramkan baik itu disebut dosa atau maksiat Menghindari semua perbuatan buruk yang Allah haramkan. Semua itu harus diwaspadai atau dijauhi karena itu adalah yang dilarang Allah.

contoh maksiat adalah Ghibah ( Bergunjing, gossip)

Musibah-musibah yang menimpa kaum muslimin berupa penderitaan, kesulitan dan kesempitan baik pada harta maupun keamanan, baik yang menyangkut pribadi ataupun social, sesungguhnya disebabkan oleh Maksiat.