Sabtu, 25 Februari 2017

II. Definisi Salaf

Secara bahasa Salah dapat di artikan "apa yang telah berlalu dan telah mendahului" dapat kita artikan bahwa salaf adalah jamaah (sekelompok) orang yang telah mendahului, atau suatu kaum yang telah berlalu dalam sejarah.
Siapa saja yang mendahului kita, yaitu bapak/ibu kita, kaum kerabat yang secara umut dan keutamaan berada di atas kita. bisa di artikan salaf secara bahasa. Karena itu, generasi pertama yaitu para sahabat dan tabi'in dinamakan As-Salafush Sholih

Perngertian salaf dalam aqidah semua definisinya berkisar pada Para Sahabat Nabi shallallahu alaihi wasallam; Tabi'in, Tabi'in dan Tabi'ut Tabi'in yang hidup dimasa (Tiga abad pertama) yang dimuliakan dari kalangan para imam yang telah di akui keimanannya, kebaikan nya, kepahamannya terhadap as-sunnah dan keteguhan nya dalam menjadikan as-sunnah sebagai pedoman hidupnya, menjauhi bid'ah, dan dari orang-orang yang telah disepakati ummat tentang keimanan mereka serta kedudukan mereka dalam agama. oleh kerena itu, generasi permulaan islam dinamakan as-salafus shaalih.

"Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) dari golongan muhajirin dan anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan merekapun ridha kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya selama-lamanya. mereka kekal di dalamnya. Itulah kemenangan yang besar.‛ QS. At-Taubah:100)

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, Para sahabatnya, dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, mereka itulah salaf ummat ini. Setiap Orang yang menyeru seperti apa yang diseur oleh rasulullah Shallallahu alaihi wasallam, para sahabat, dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, berarti dia bermanhaj salaf.
Pemimpin Salafush Shalih adalah Rasulullah  shallallahu alaihi wasallam. Allah Ta'ala  memerintahkan kita agar mengangkat rasulullah sebagai hakim ( penengah) dalam segala aspek kehidupan dan mengembalikan semua hokum kepada peraturan beliau. Allah menjadikan tindakan mengikuti Rasul-Nya shallallahu alaihi wasallam sebagai tanda kecintaan kepada-Nya.

"Katakanlah: ‘Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah Aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.’Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS. Ali-‘Imran-31)

Oleh karena itu, Rujukan Salafush Shalih ketika terjadi perselisihan adalah Al-Quran dan sunnah Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam.

Sebaik - baik Salaf setelah Rasulullah adalah Parasahabat, yaitu mereka yang telah mengambil agamanya dari beliau secara benar dan penuh keikhlasan, Kemudian orang-orang yang dating setelah mereka, dari 3 generasi pertama yang dimuliakan.

Oleh karena itu, Para sahabat dan tabi'in itulah yang berhak untuk diikuti dari pada yang lainnya dikarenakan kejujuran mereka dalam keimanan dan keikhlasan mereka dalam beribadah. merekalah penjaga (kemurnian) Aqidah, pelindung syariat dan pelaksananya, baik dengan perkataan maupun perbuatan.

Siapapun yang mengikuti jejak salafush shalih dan berjalan di atas manhaj mereka di semua zaman dinamakan salafi. Olehkarena itu, seorang muslim sudah seharus nya untuk merasa bangga dengan penisbatan dirinya kepada mereka (Salafush Shalih)






Tidak ada komentar:

Posting Komentar